Text
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATUBARA PIT KUSAN BAWAH PT. BORNEO INDOBARA KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN
PT. Borneo Indobara sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. PT. Borneo Indobara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan yang bergerak sejak tahun 2005 yang berlokasi di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. PT. Borneo Indobara mulai aktif melakukan tahapan eksplorasi dan pembangunan infrastruktur pada tahun 2005 dan mulai melakukan eksploitasi batubara pada tahun 2008 dengan wilayah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan luas konsensi 24.100 Ha yang terbagi menjadi 4 pit penambangan yaitu pit Batulaki, pit Kusan Bawah, pit Kusan Atas dan pit Girimulya. Pada penelitian ini dilakukan pada pit Kusan Bawah. PT. Sapta Indra Sejati merupakan kontraktor yang mengerjakan kegiatan penambangan pada pit Kusan Bawah. Penambangan batubara pada pit Kusan Bawah menggunakan 2 (dua) unit alat gali muat Excavator Hitachi ZX 870 H dan 10 (sepuluh) unit Dump Truck Volvo FM 440. Pencapaian hasil produksi pada kegiatan tersebut terbilang tidak optimal dikarenakan tidak tercapainya target yang telah ditentukan. Hasil pengamatan menunjukkan adanya faktor penghambat yang menyebabkan nilai produktivitas alat tidak optimal. Pada alat gali muat Excavator Hitachi ZX 870 H untuk bulan Maret merupakan nilai pencapaian produktivitas yang terendah sebesar 246 ton/jam dengan kemampuan produksi sebesar 182,745 ton/bulan sedangkan pada alat angkut Dump Truck Volvo FM 440 dengan nilai pencapaian produktivitas sebesar 51 ton/jam dan dengan kemampuan produksi sebesar 150,505 ton/bulan. Pengoptimalan dilakukan dengan meningkatkan kinerja alat mekanis utama yang digunakan dengan memperkecil waktu edar, memperkecil hambatan yang dapat dihindari, meningkatkan efisiensi kerja dari kedua alat. Setelah dilakukannya perbaikan didapat peningkatan nilai produktivitas dan nilai produksi dari masing – masing alat. Terjadi peningkatan setelah dilakukan perbaikan pada bulan Maret yaitu pada alat gali muat Excavator Hitachi ZX 870 H nilai produktivitas sebesar 320 ton/jam dengan kemampuan produksi sebesar 262,449 ton/bulan, persentase ketercapaian antara kondisi aktual dengan kondisi optimal sebesar 111%. Dan untuk pencapaian produksi dari bulan Januari hingga bulan Mei sebesar 1,475,895 ton.rnrnPT. Borneo Indobara as one of the companies engaged in coal mining. PT. Borneo Indobara is a mining company that has been active since 2005, located in Angsana District, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan. PT. Borneo Indobara began to actively explore and develop infrastructure in 2005 and began to exploit coal in 2008 with the Coal Mining Concession Agreement (PKP2B) area with a concession area of 24,100 Ha which is divided into 4 mining pits, namely the Batulaki pit, the Kusan Bawah pit, the Kusan Atas pit and the Girimulya pit. This research was conducted at the Kusan bawah pit. PT. Sapta Indra Sejati is a contractor working on mining activities in the Kusan Bawah pit. Coal mining in the Kusan Bawah pit uses 2 (two) units of Hitachi ZX 870 H Excavators and a 10 (ten) units of Volvo FM 440 Dump Truck. Achievement of production results in these activities is not optimal due to not achieving the specified targets. The observations show that there are inhibiting factors that cause the value of the productivity of the tool is not optimal. The Hitachi ZX 870 H Excavator for March is the lowest value of productivity achievement of 246 tons / hour with a production capability of 182,745 tons / month while on the Volvo FM 440 Dump Truck with the achievement of productivity of 51 tons / hour and with a production capability of 150.50 tons / month. Optimization is done by increasing the performance of the main mechanical devices used by reducing circulation time, reducing obstacles that can be avoided, increasing work efficiency of both tools. After doing the improvement, there is an increase in the productivity value and the production value of each tool. There was an increase after repairs were made in March, namely the Hitachi ZX 870 H Excavator digging tool productivity value of 320 tons / hour with a production capability of 262,449 tons / month, the percentage of achievement between actual conditions and optimal conditions was 111%. And for the achievement of production from January to May amounted to 1,475,895 tons.,
Tidak tersedia versi lain