Text
ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING (STUDI KASUS DI USAHA MIKRO SALAD BUAH ABIL RANCAMANYAR)
Dalam studi kami tentang sistem penetapan biaya produk, kami telah memasukkan overhead variabel dan tetap dalam biaya produk. Pendekatan terhadap penetapan biaya produk ini disebut biaya penyerapan atau full costing. Penentuan full cost terdiri dari: (i) menghitung biaya bahan, tenaga kerja langsung, dan biaya langsung lainnya, (ii) menambahkan persentase tertentu untuk biaya overhead. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara penghitungan harga pokok produksi UMKM Salad Buah Abil dengan metode full costing. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari wawancara meliputi: latar belakang, jumlah dan tugas karyawan, jadwal produksi, jumlah dan biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku serta bahan penolong, biaya operasional, gaji karyawan, jumlah salad buah yang diproduksi selama 1 bulan, pembagian kebutuhan untuk setiap salad buah, tahapan produksi untuk pembuatan salad buah, dan masa expaired salad buah. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah adalah analisis deskriptif. Hasil kesimpulan penelitian ini adalah terdapat selisih penghitungan harga pokok produksi menurut perusahaan dengan metode full costing, dengan selisih sebesar Rp. 305 pada salad buah abil. Saran untuk Perusahaan sebaiknya tetap menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing saja karena perbedaan komposisi antara perhitungan perusahaan dengan metode full costing sangat jauh berbeda.
Tidak tersedia versi lain