Kemandirian belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngamprah memiliki rata-rata dalam kategori sedang dan tinggi siswa mengalami peningkatan setelah dilaksanakan bimbingan kelompok dengan teknik modeling.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai bimbingan kelompok teknik modeling untuk mengurangi perilaku bullying siswa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan treatment menggunakan uji normalitas, homogenitas, t-test & n-gain.
Layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik modeling efektif untuk mengembangkan kepercayaan diri peserta didik kendala yan dialami yaitu kurangnya sarana prasarana dari sekolah.
bimbingsn kelompok sesuai daring melalui teknik modeling untuk kepercayaan diri siswa dapat membantu siswa dalam meningkatkan kepercayaan dirinya
Layanan bimbingan kelompok melalui teknik modeling berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa kelas VII SMPN 3 Limbangan, sehimgga memiliki implikasi yang positif terhadap kedisiplinan siswa.
Pada pelaksanaan program layanan konseling dilakukan berdasarkan tahapan-tahapan dan sampai siswa mengalami perubahan setelah melaksanakan layanan konseling individual
Implementasi layanan bimbingan belajar dengan teknik modeling berhasil mengurangi kejenuhan dan kebosanan belajar
Layanan bimbingan kelompok berbasis daring dengan teknik modeling dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan karier siswa, siswa dapat mengenal dan memahami dirinya serta menjadi lebih percaya diri dalam membuat [erencanaan dan keputusan
Pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk kedisiplinan efetiv dilakukan sehingga layanan bimbingan kelompok ini dapat mengatasi kedisiplinan siswa